Rabu, 08 Agustus 2018

Tasyakuran Bersama Klebun Binoh


Klebun Desa Binoh bapak M.Romli Adi mengadakan syukuran atas kerjasama yang dijalin dengan Universitas Trunojoyo Madura melalui mahasiswa KKN Tematik kelompok 65. Agenda ini dilakukan di rumah klebun Binoh sekaligus tasyakuran bersama seluruh pegawai klebun Binoh. Tasyakuran ini di mulai dengan acara masak besar yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Kelompok 65 dengan ibu klebun.

Masak bersama di mulai dari pagi hari hingga siang, menu masakan pada acara ini adalah kuliner khas Trenggalek yakni Ayam Lodho. Pastinya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat sudah tau tentang makanan ini yaaa... pastinya juga bikin ngiler hehehe...


So, acara tasyakuran di laksanakan pukul 14.30 wib di kediaman pak Klebun Desa Binoh, tasyakuran bersama dengan seluruh pegawai pak klebun dan juga keluarga klebun. Agenda ini sebagai rasa syukur kepada Alloh karena mahasiswa KKN telah melaksanakan program dan kinerjanya dengan baik dan mampu memberikan motivasi dan ide-ide kreatif di Desa Binoh. Pihak desa melalui pak klebun mengapresiasi kinerja dari kawan-kawan mahasiswa kelompok 65  KKN UTM. Dengan agenda ini diharapkan Desa Binoh dapat menjadi desa maju yang berkembang dari berbagai sektor dan potensi yang dimiliki.
Sekedar informasi dan pamer lagi bahwa di hari terakhir mahasiswa KKN Kelompok 65 di Desa Binoh ini akan diadakan inagurasi dan tasyakuran kembali yang dilaksanakan oleh mahasiswa dan perangkat desa melalui pak Klebun. Alhamdulillah program kerja telah terlaksana semuanya dan alhamdulillah Desa Binoh merespon dengan baik.

Pendidikan Karakter dan Motivasi Pendidikan


Pendidikan merupakan salah satu jalan menuju kesuksesan seseorang dan pendidikan sebagai sarana memperoleh ilmu pengetahuan serta pengalaman guna meningkatkan kualitas hidup seseorang. Generasi emas bangsa harus memiliki kemampuan dan kualitas dalam pendidikan yang tinggi. Rencana menggapai cita-cita seseorang salah satu jalannya yakni melalui pendidikan dan pelatihan yang baik dalam mengembangkan bakat yang dimiliki.
Pendidikan yang terdapat pada masyarakat Desa Binoh saat ini dapat dikatakan masih dalam taraf menengah. Masyarakat Desa Binoh banyak yang lulus SMP karena kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pendidikan dan kegunaan pendidikan serta bayang-bayang biaya pendidikan yang tinggi. Berakar dari hal tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 65 Tematik Universitas Trunojoyo Madura bekerjasama dengan SDN Binoh 1 melaksanakan agenda sosialisasi pendidikan karakter dan motivasi pendidikan. Acara dilaksanakan pada hari Selasa, 07 Agustus 2018 dengan sasaran adik-adik kelas 6 SD beserta wali murid. Acara di mulai dengan sosialisasi terkait Persiapan Ujian Nasional oleh pihak kepala sekolah SDN Binoh 1 kemudian dilanjutkan oleh mahasiswa KKN UTM dengan sosialisasi pendidikan karakter dan motivasi pendidikan.


Sosialisasi ini merupakan program yang diharapkan mampu menggugah semangat adik-adik SDN Binoh 1 untuk semangat dalam menggapai cita-cita dan pendidikan tinggi. Sosialisasi ini juga ditujukan kepada wali murid sebagai pemantik semangat anak-anaknya dalam belajar dan semangat meneruskan ke jenjang pendidikan yang tinggi. Program pendidikan seperti beasiswa agar biaya pendidikan semakin mudah dan murah serta alur-alur yang ditempuh agar dapat meneruskan pendidikan serta motivasi dengan media video serta pemaparan langsung oleh mahasiswa KKN Kelompok 65 terkait pentingnya pendidikan.
Pendidikan sebagai jembatan seseorang dalam meraih kesuksesan dalam hidupnya dan melalui pendidikan pula seseorang dapat memahami dan kritis terhadap fenomena sosial dan peluang sosial yang terjadi di masyarakat. Namun, lebih penting lagi, pendidikan dapat mengantarkan seseorang ke ranah pemikiran yang rasional guna kemajuan bangsa dan negara.

Tumpah Ruah Warga Binoh Memperingati HUT RI ke-73


Bulan yang ditunggu seluruh rakyat Indonesia telah tiba, Agustus merupakan bulan dimana Negara Kesatuan Republik Indonesia ini merdeka atas jajahan bangsa luar. Budaya memperingati Hari Ulang Tahun NKRI selalu dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam berbagai agenda yang berbeda-beda. Begitu pula yang dilakukan oleh masyarakat Desa Binoh dalam rangka menyambut HUT RI ke 73 yang jatuh pada tanggal 17 agustus 2018. Masyarakat Binoh dengan mahasiswa Universitas Trunojoyo melaksanakan lomba agustusan yang digelar di lapangan volli Desa Binoh.
Perlombaan yang terdiri dari lomba balap kelereng,balap karung memakai helm,memasukkan paku ke dalam botol,makan kerupuk dan lomba tarik tambang. Lima kategori lomba ini di ikuti oleh anak-anak hingga orang dewasa seperti pemuda-pemudi maupun bapak dan ibu-ibu Desa Binoh. Keseruan terpancar dari wajah peserta lomba dan para penonton yang hadir pada hari Sabtu dan minggu (4-5/8/2018) di lapangan volli Desa Binoh.



Perlombaan ini dijadikan peluang usaha oleh warga sekitar lapangan volli, dimana terdapat warga yang membuka warung dadakan karena peluang atas banyaknya penonton lomba. Hadirnya penjual makanan dalam acara lomba ini menambah berkah bagi mereka dalam mencari nafkah. HUT RI selain ditujukan kepada masyarakat Binoh agar selalu mengingat masa kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya, peringatan ini juga membawa manfaat lainnya yakni masyarakat dapat menjalin silaturahmi dan membangun kegotong-royongan serta membuka peluang usaha. Banyak sekali manfaat yang diperoleh dari agenda lomba peringatan hari kemerdekaan RI di Desa Binoh.
Mahasiswa KKN Kelompok 65 UTM yang menjadi panitia penyelenggara kegiatan lomba sangat puas dengan respon yang dilakukan masyarakat Binoh atas partisipasinya mengikuti perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI ke-73. Hadiah menarik dari panitia menjadi salah satu pemacu semangat mereka.  

Kampung KB Desa Binoh


Program Keluarga Berencana sudah tidak asing lagi kita dengar dan kita dapati di sekeliling kehidupan kita yang di rumuskan oleh Badan kependudukan keluarga berencana Nasional (BkkbN). Tujuan dari adanya program keluarga berencana yaitu sebagai upaya penanggulangan kepadatan penduduk di Indonesia dan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berbagai program diberikan kepada pasangan suami istri agar membatasi keturunannya maksimal 2 anak. 2 anak cukup merupakan slogan yang diberikan oleh BkkbN dengan dalih memberikan perencanaan terhadap kelangsungan hidup keluarga dan manusia di Indonesia agar kualitas hidup lebih baik.

Program yang ditawarkan oleh BkkbN diantaranya suntik KB, Pil KB, KB Andalan dan masih banyak lagi. Hal tersebut di berikan oleh BkkbN sebagai upaya pengurangan kuantitas penduduk di Indonesia. Namun, di sisi lain program dari BkkbN adalah keluarga berencana yang ber-slogan Genre (Generasi Berencana) yang ditujukan bukan hanya fokus kepada pasangan suami istri saja, melainkan kepada generasi muda yang nantinya sebagai calon pemimpin bangsa. Program yang diberikan oleh BkkbN ini diantaranya PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan), Pembangunan Berwawasan Kependudukan dan lain sebagainya. Hal ini dimaksudkan agar pemuda sebagai generasi penerus bangsa dapat merencanakan kehidupannya kelak dengan strategi dan tujuan yang terarah. Hal ini seyogyanya sebagai out put atau tujuan utama dari BkkbN yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar masyarakat semakin bijak, baik dan sejahtera secara intelektual.
Program Keluarga Berencana ini sudah banyak di dapati di berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya di pulau Madura. Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu desa yang dipilih sebagai kampung KB. Kampung KB di Desa Binoh ini dikelola oleh orang-orang yang memiliki kompetensi tinggi terhadap perencanaan masyarakat sejahtera melalui berbagai program KB. Kampung KB ini terdapat di Dusun Binoh Tengah dan memiliki berbagai program kegiatan, diantaranya yakni penyuluhan keluarga berencana dan penggunaan suntik KB untuk pengurangan jumlah anak dan lain-lain.
Banyak anak banyak rezeki, kepercayaan tersebut tertanam erat pada diri masyarakat Indonesia tanpa terkecuali masyarakat di Desa Binoh, Madura. Mayoritas masyarakat di desa ini memiliki 3-10 anak, dimana fenomena ini merupakan sasaran utama yang harus diatasi oleh BkkbN agar kuantitas dapat dikurangi dan kualitas sumber daya manusia dapat ditambah. Berbagai program dilaksanakan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Program terbaru yang dibentuk oleh BkkbN Jawa Timur di kampung KB di Desa Binoh yang bekerjasama dengan Universitas Trunojoyo Madura melalui mahasiswa KKN Tematik 2018 membangun program Rumah Data dan Pojok Kependudukan.
Rumah Data merupakan tempat yang di khususkan oleh kampung KB sebagai rumah berisi data-data terkait dengan kependudukan yang terdapat di Desa Binoh. Data di dalam rumah data berisi tentang dinamika penduduk, kuantitas penduduk, permasalahan penduduk serta solusi dari setiap permasalahan yang telah dirangkum kemudian disajikan dalam wujud brosur dan karya tulis lainnya yang bertempat di dalam rumah data. Rumah data ini dikelola langsung oleh kader atau anggota kampung KB yang terdapat di Desa Binoh.


Berikutnya yaitu, Pojok Kependudukan yang berisi tentang berbagai rangkuman terkait data desa yang hampir sama dengan data-data diatas yakni berupa permasalahan penduduk yang erat kaitannya dengan kuantitas penduduk, kualitas penduduk, mobilisasi penduduk, kesehatan penduduk dan lain sebagainya. Pojok kependudukan ini terdapat di dalam rumah data yang disajikan dalam wujud mading kependudukan. Mading ini ditujukan kepada masyarakat Binoh sebagai bahan informasi terkait informasi penduduk di desanya. Kemudian, hal ini diperbarui setiap adanya perubahan yang terjadi di desa. Perubahan misalnya terjadi peningkatan secara signifikan terhadap kuantitas penduduk, kesehatan yang meningkat atau menurun, kemajuan desa dan lain sebagainya.

Kampung KB ini ditujukan kepada masyarakat Desa Binoh yang nantinya akan diwujudkan masyarakat yang maju secara kualitas dan kuantitas penduduk serta kemajuan anak muda sebagai bibit emas bangsa.


Minggu, 29 Juli 2018

Keceriaan Anak-anak Desa Binoh





Anak-anak merupakan aset berharga bagi orang tua dan masa depan bangsa, begitupun harapan dari orang-orang di seluruh Indonesia khususnya di Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan, Madura. Anak-anak di Desa Binoh berkisar antara umur 5-10 tahun pada dasarnya masih dalam tahapan meniru (Play Stage). Dimana dalam tahapan ini, seorang anak mulai melihat dan meniru peran yang dijalankan oleh orang lain tetapi ia belum mengetahui maksud dan tujuannya.
Tahapan meniru tindakan orang lain ini merupakan tahapan sosialisasi kedua setelah anak-anak lahir di dunia. Dalam tahapan ini adalah proses dimana seorang anak membangun jati dirinya untuk masa dewasa kelak. Begitupun yang dilakukan oleh anak-anak yang terdapat di Desa Binoh, mereka sangat aktif dalam bermain dan belajar. Pembelajaran yang mereka lakukan di iringi dengan permainan yang seru dan edukatif.
Mereka giat dalam menuntut ilmu baru yang diberikan baik secara langsung maupun tidak langsung dari orang lain. Mereka sangat aktif dan enerjik, sebab itu anak-anak ini sebagai aset berharga yang harus di pupuk dengan pengetahuan dan sosialisasi yang baik. Sosialisasi yang dilaksanakan oleh kakak-kakak mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang diberikan pada waktu KKN di Desa Binoh adalah sosialisasi pengetahuan umum atau belajar dengan gaya meniru tokoh-tokoh kartun sebagai media pembelajarannya.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura ini bertujuan untuk mengembangkan bakat dan pola pikir anak-anak. Dalam kegiatan ini diharapkan anak-anak di Binoh mampu menirukan tentang apa yang dilakukan oleh kakak-kakak mahasiswa yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa ini. Lalu, untuk pembelajaran yang dilakukan dengan media tokoh kartun diberikan agar anak-anak dapat memahami sisi baik dan buruk dari sebuah cerita yang dipaparkan oleh kakak-kakak mahasiswa. Dalam pembelajaran tersebut, kakak-kakak mahasiswa bercerita tentang kisah kelinci dan kura-kura yang sedang melakukan lomba balap. Dalam cerita ini diharapkan anak-anak mampu mengetahui tentang pesan moral dari cerita yang di paparkan oleh kakak-kakak mahasiswa. Sosialisasi ini ditujukan agar anak-anak yang terdapat di Desa Binoh mampu berproses menuju dewasa yang lebih baik


Sabtu, 28 Juli 2018

Lagi, Keunikan Desa Binoh


Desa Binoh yang terletak di ujung timur laut dari pusat keramaian Kecamatan Burneh memiliki keunikan-keunikan yang luar biasa. Lagi, keunikan yang dimiliki oleh desa yang di nahkodai oleh Romli Adi ini terdapat ternak kuda pacu. Peternakan ini terlihat di jalan utama dari Kecamatan Burneh menuju Desa Binoh. Banyak kuda besar-besar yang di lepaskan dari kandang untuk memakan rumput yang ada dipinggir jalan. Eitss, tapi jangan takut untuk melihat kuda ini yaa... soalnya meskipun kuda dilepas liarkan untuk makan rumput, tetapi hal itu masih dalam pengawasan sang pawang.
Kuda besar yang menjadi keunikan di Desa Binoh ini merupakan kuda yang dimiliki perorangan atau masyarakat yang notabennya sebagai juragan kuda pacuan. Kepala desa Binoh, Romli Adi juga memiliki hewan berkaki empat ini. Kades memiliki 4-7 kuda yang terdapat di belakang rumahnya. Kuda yang diternak ini dijadikan sebagai kuda balap, tetapi penunggang atau joki kuda bukan dari pemiliknya, melainkan orang lain yang ahli dalam menunggang kuda pacu itu.

Keseruan-keseruan dapat terasa jika melewati sepanjang jalan raya Desa Binoh, karena di pinggir jalanan Desa Binoh setiap sorenya sang kuda selalu keluar untuk mencari makan. Pemandangan indah ini di dukung dengan adanya padang safana yang luas dapat memanjakan setiap mata yang melihatnya. Rasanya jika setiap sore hari berjalan di sepanjang jalan raya Desa Binoh seperti berada di area taman safari ataupun taman konservasi Blauran Jatim. Pokoknya seru daahhh..... ayo buruan yang belum ke Binoh, segere kesini yaa...  warganya sangat ramah, pemandangannya sangat cocok diabadikan dengan kamera, hewan-hewan unik banyak ditemui disini.. spot-spot bagus untuk foto banyak sekali disini guys.
Ayo ayo segera kunjungi ke Binoh jika penasaran dengan semuanya.... tak perlu pergi jauh di Afrika ataupun di taman konsevasi Blauran, cukup di Desa Binoh Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan saja.