Kenalkan Teknik Vertikultur Dan Pupuk Kandang Dari Kotoran Kuda, Warga Binoh Sangat Antusias

Taken by: Rifai

KKN 33 mengenalkan Teknik vertikultur dan pemanfaatan kotoran kuda sebagai pupuk kandang kepada ibu-ibu dan bapak-bapak yang ada di Desa Binoh, khususnya kelompok tani yang diketuai Bapak Mustain. Sosialisasi di laksanakan di rumah ketua kelompok tani mulai dari pukul 15.00-16.30 WIB.

Teknik Vertikultur adalah suatu metode modern yang memanfaatkan pekarangan atau lahan yang sempit agar dapat memanfaatkan lahan dengan optimal. Sosialisasi ini ditujukan kepada ibu-ibu di Desa Binoh hanya untuk sekadar mengisi waktu luang. Tanaman yang cocok untuk teknik ini adalah jenis sayuran seperti kangkung, sawi, bayam, selada, dsb. Vertikultur dapat dijadikan solusi bagi ibu-ibu yang ingin melakukan budidaya tanaman tapi tidak memiliki lahan luas dan waktu yang banyak.
Kelebihan vertikultur secara umum adalah memanfaatkan lahan sempit secara optimal, perawatan yang lebih mudah dan simple, pertumbuhan lebih cepat, pemanenan cukup mudah dan tidak menguras energi terlalu banyak serta pemupukan yang jauh lebih hemat.

Taken by: Rifai

Taken by: Rifai

Taken by: Rifai

Taken by: Rifai

Taken by: Rifai

Taken by: Rifai

Selain sosialisasi Teknik vertikultur kepada ibu-ibu, KKN 33 juga melakukan sosialisasi tentang pemanfaatan kotoran kuda sebagai pupuk kendang. Hal tersebut didasarkan pada banyaknya kuda di Desa Binoh dan kotoran kuda tersebut belum banyak dimanfaatkan, maka dari itu KKN 33 mencoba inovasi untuk memanfaatkan kotoran kuda sebagai pupuk kendang yang ditujukan kepada bapak-bapak yang kebanyakan bekerja sebagai petani. Semoga dengan adanya sosialisasi tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan dapat diaplikasikan secara langsung.

Kebanyakan petani di Desa Binoh menggunakan pupuk kandang baik itu kotoran kuda maupun kotoran sapi secara langsung ke lahan pertanian. Sedangkan, alangkah lebih baiknya jika kotoran tersebut diajadikan pupuk kompos dengan bantuan bakteri EM4 dan tetes tebu. Diharapkan dengan adanya pemanfaatan teknologi tersebut, petani dapat meningkatkan produktivitas pertaniannya.

“Dengan adanya sosialisasi pembuatan pupuk dari kotoran kuda dan pembuatan vertikultur menjadi salah satu cara untuk membangkitkan semangat masyarakat Desa Binoh dalam mengembangkan potensi di bidang pertanian. Selain itu, pembuatan vertikultur yang memanfaatkan halaman disekitar rumah untuk menghias halaman agar indah dipandang mata” tutur Rachmad, selaku coordinator desa KKN 33.