Semangat Masyarakat dalam Kegiatan Pembuatan Kompos dan Briket Arang Sekam



Assalamu'alaykum Wr. Wb.

Banyaknya limbah kotoran sapi di dusun Taman Dikeh menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Limbah kotoran sapi biasanya dimanfaatkan sebagai pupuk kandang oleh masyarakat Taman Dikeh. Pemberian pupuk kandang secara langsung pada lahan pertanian memiliki kelemahan yaitu nutrisi yang terdapat dalam pupuk kandang tidak terlalu lengkap sehingga diperlukan penambahan pupuk baik organik maupun an organik. Untuk meningkatkan produksi tanaman, petani Taman Dikeh menggunakan pupuk an organik sehingga menambah biaya input produksi.  Kompos merupakan salah satu pupuk organik yang baik dan bermanfaat bagi tanah dan tanaman karena kompos merupakan hasil penguraian atau dekomposisi bahan organik dengan bantuan mikroorganisme yang diberikan. Selain itu kompos juga memiliki nutrisi yang lebih kompleks dibandingkan pupuk kandang karena bahan – bahan pembuat kompos terdiri dari bahan-bahan organik yang beragam dan mudah didapat di sekitar lingkungan. Kurangnya pemahaman tentang pembuatan pupuk kompos menjadi kendala bagi para petani untuk mengelola limbah kotoran. Sosialisasi pembuatan pupuk kompos dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat dusun Taman Dikeh  mampu membuat kompos yang terbuat dari bahan-bahan organik yang ada di sekitar lingkungan mereka dan juga dapat mengurangi limbah peternakan sapi yang terdapat pada daerah tersebut.


Penggunaan kayu bakar dalam rumah tangga juga masih menjadi kebiasaan masyarakat Taman Dikeh. Tidak sedikit diantara masyarakat Taman Dikeh yang masih memasak menggunakan tungku kayu bakar. Sebagian kecil masyarakat Taman Dikeh menggunakan gas elpiji untuk memasak sehingga seiring berjalannya waktu, semakin mahalnya harga gas elpiji karena keterbatasan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui menjadi kendala di waktu yang akan mendatang. Sehingaa  diperlukan alternatif  lain yang dapat mengatasi masalah tersebut. Briket arang  sekam adalah sebuah alternatif bahan bakar yang terbuat dari arang sekam dan melalui proses pemampatan atau pemadatan. Sedangkan pembuatan briket bertujuan untuk membuat alternatif yang ramah lingkungan dan efisien untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Selain itu, pembuatan briket dari arang sekam ini dapat mengurangi limbah sekam padi yang melimpah di daerah tersebut.


Sosialisasi pembuatan kompos dari kotoran sapi dan briket arang sekam ini dilaksanakan pada hari sabtu, tanggal 20 Juli 2019 bertempat di kediaman salah satu kelompok tani dusun Taman Dikeh dan acara dimulai pada pukul 15.00 – 17.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat Taman Dikeh, mulai dari anggota kelompok tani, ibu-ibu rumah tangga serta anak kecil turut berpartisipasi dalam acara ini. Pemateri dalam sosialisasi pembuatan pupuk kompos yaitu saudara Dodi Andrean Wijaya sedangkan untuk pemateri briket arang sekam disampaikan oleh saudari Anitasari. Metode yang digunakan pada saat sosialisasi ini yaitu metode komunikasi tatap muka. Dalam sosialisasi ini, pemateri memberikan hadiah berupa produk kompos dan briket pada peserta yang aktif berpartisipasi dalam acara sosialisasi  tersebut.



Untuk informasi kegiatan KKN 74 UTM 2019 yang lebih up to date dapat dikases melalui instragam kami
dan youtube kami

Wassalamu'alaykum Wr. Wb.